Tradisi Selamatan 40 Hari Lahirnya Anak Orang Gunung



Hadirnya buah hati menjadi kebahagian tersendiri bagi orang tua. Jika ditanya spesialnya, para orangtua pasti berkaca-kaca dan tak bisa berkata-kata. Hadirnya buah hati merupakan nikmat yang luarbiasa yang harus disyukuri. Dari itu mereka mempersiapkan segala kebutuhan mulai  sebelum melahirkan sampai selesai melahirkan. Sebelum lahiran, para orang tua  biasanya sibuk membeli baju, tempat bayi  dan perlengkapan yang lain. Juga acara-acara selamatan mulai dari 4 bulan kehamilan sampai 7 bulan kehamilan.   
Mensyukuri atas lahiran anak masyarakat bermacam-macam bentuk sesuai tradisinya masing-masing. Misalnya selamatan 7 lahiran anak mereka meberikan nama dan menyembelih hewan aqiqah sebagai bukti bahwa anak itu adalah titipan dan setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Ini sesuai dengan hadist Nabi  Muahammad SAW “Setiap anak tergadaikan dgn aqiqahnya. Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh” (HR. Turmudzi).
Begitu juga syukuran 40 hari masyrakat banyak ragam bentuk menyuguhkan perayaan syukuran tersebut. Contohnya didaerah kami didesa Rejing, desa orang gunung. Mereka mempersiapkan acara syukuran tersebut dengan mateng, karena memang mereka menganggap acara tersebut sakral. Biasanya diacara ini mereka mengundang tetangganya untuk duduk bersama-sama untuk saling mendo’akan. Didalamnya serangkaian acara diatur, mulai dari pembacaan sholawat Diba’iyah, tahlil dan qiyam (Nyrakal, madura red). Nah, biasanya ketika qiyam marhaban ya marhaban bayi mereka yang masih berumur 40 hari digendong dan disuguhkan disertai perlengkapan bokor yang diisi air kembang 7 rupa dan gunting untuk dipontong rambut kepalanya secara bergiliran dijalankan kesetiap hadirin sambil mendo’akan dan meniupkan keubun-ubunya. Dibawah ini dokumentasi acara selamatan 40 hari lahiran anak yang ada dirumah kami.   

Jika kita lihat dari berbagai literatur kajian. Upacara pontong rambut ini telah membudaya dalam masyarakat Indonesia, hal ini dimaksudkan untuk membersihkan atau menyucikan rambut bayi dari segala macam najis. Sejalan jika ditanya kepada tokoh masyarakat yang ada didaerah kami orang gunung. mereka meyakini bahwa dengan  adanya syukuran seperti itu merupakan acara membawa keberkahan terhadap bayinya. Karena didalamnya berisi kegiatan pujian-pujian kepada yang mulya Nabi Muhammad SAW. Dan membacakan do’a-do’a selamat yang mempunyai makna lahir dan batin.

0 Response to "Tradisi Selamatan 40 Hari Lahirnya Anak Orang Gunung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel